Tapi jangan keburu bahagia dulu, kata "dibengkokkan" di sini mungkin tak sesuai yang dibayangkan. Sebuah video yang dilansir Engadget mengatakan bahwa badan melengkung LG G Flex bisa berubah bentuk menjadi lurus dikala menerima tekanan.
Berdasarkan sumber yang dikutip situs tersebut, besarnya tekanan yang diberikan harus cukup besar sehingga G Flex kemungkinan tak bakal "meluruskan" dirinya sendiri dikala berada di dalam kantung baju atau tas.
Belum diketahui apakah kemampuan tersebut merupakan "fitur" yang disengaja ataukah berasal dari fleksibilitas material yang digunakan untuk bodi smartphone.
Layar OLED milik G Flex memang merupakan jenis fleksibel yang bisa ditekuk-tekuk, tapi tidak demikian halnya dengan komponen-komponen lain pada smartphone itu, semacam papan PCB dan baterai misalnya.
Soal ini, LG G Flex sendiri diperkuat prosesor quad-core Snapdragon 800 dan RAM 2GB. Layarnya yang melengkung pada sumbu horizontal mempunyai ukuran 6 inci dan resolusi 1280x720.
Layar melengkung konon bisa meningkatkan kualitas tampilan dengan cara mengurangi pantulan dari obyek di sekitar. Sejauh ini gres dua produsen gadget yang mempunyai produk smartphone dengan layar melengkung, yaitu LG dengan G Flex dan Samsung dengan Galaxy Round.
