Ikon tersebut menandakan, aplikasi BBM ini terus berjalan di background.
Permasalahannya, banyak pengguna yang merasa kurang nyaman dengan selalu hadirnya ikon tersebut. Untuk menanggapi ketidaknyamanan ini, BlackBerry kesannya memperlihatkan sebuah solusi, pengguna diizinkan untuk mematikan atau menghilangkan ikon ini.
BBM untuk Android
Namun, dengan dihilangkannya ikon dari layar, muncul sebuah permasalahan baru. Pengguna sanggup saja tidak mendapatkan semua notifikasi pesan dari aplikasi tersebut.
Mengapa bisa? Seperti dikutip dari AndroidBeat, ketika ikon dimatikan, sistem sanggup saja "membunuh" aplikasi, tanpa diketahui pengguna. Tujuannya untuk memperlihatkan ruang embel-embel di RAM. Oleh alasannya itulah, pada ketika tidak aktif, aplikasi tidak sanggup mengeluarkan notifikasi.
Penjelasannya ibarat ini, Google mempunyai sebuah peraturan untuk tiap aplikasi yang ada di Android. Google mengharuskan setiap aplikasi yang ingin terus berjalan di background untuk memperlihatkan sebuah penanda. Dalam kasus BlackBerry, perusahaan asal Kanada ini memakai penanda berupa ikon BBM.
Sekadar informasi, peraturan tersebut diadakan untuk "melawan" aplikasi yang terus menghabiskan baterai atau aplikasi yang terus aktif tanpa disadari oleh pengguna. Dengan adanya penanda ini, pengguna dibutuhkan mengetahui aplikasi apa saja yang sedang berjalan di background.
Saat penanda itu aktif, sistem tidak akan menutup aplikasi, meskipun sedang membutuhkan RAM tambahan. Apabila penanda tersebut dinonaktifkan, maka aplikasi gotong royong masih berjalan.
Namun, ketika sistem membutuhkan RAM tambahan, aplikasi tersebut sanggup saja dimatikan secara otomatis, tanpa pemberitahuan ke pengguna. Dalam kasus ini, ada kemungkinan sistem menutup atau mematikan aplikasi BBM sehingga aplikasi tidak sanggup memperlihatkan notifikasi lagi.
Bagaimana cara supaya aplikasi terus mengirimkan notifikasi? Jawabannya sangat sederhana. Untuk sementara ini, sebaiknya jangan pernah menghilangkan logo BBM dari layar perangkat Android Anda.
